Menteri Agama RI menyerahkan 31 Anak Asli Papua Kepada Rektor IAKN Ambon

Penulis By Administrator   |   24 September 2019   |   dilihat 504 Kali

Hari ini 03/09/2020 di Swiss-Belhotel Jayapura, Rektor IAKN Ambon Dr. Agusthina Ch. Kakiay, M.Si secara resmi menerima 21 orang Anak Papua yang akan melakukan Studi pada Program Strata-1 di IAKN Ambon, sebagai wujud dari realisasi Program Kementerian Agama RI yaitu "KITA CINTA PAPUA" sesuai surat edaran Menteri Agama RI No. SE. 19 Tahun 2020 dan Penyerahan 21 Anak Papua dimaksud secara simbolis Oleh Menetri Agama RI. Jenderal TNI (PURN) H. FACHRUL RAZI, di dampingi oleh Dirjen Bimas Kristen Kemenag RI, Prof.Dr.Thomas Pentury, M.Si dan hal yang sama juga akan dilaksanakan pada besok hari di Sorong Papua Barat, yang mana IAKN Ambon juga menerima 10 orang anak Papua Barat dan akan diterima Oleh Kepala BIRO AUAK IAKN Ambon, Drs. Urbanus Rahangmetan, M.Th secara simbolis dari Menteri Agama RI.

Dengan demikian IAKN Ambon akan menerima 31 Orang Anak PAPUA dalam program ini.

 

 

Dirjen Bimas Kristen Kemenag RI, Prof.Dr.Thomas Pentury, M.Si sebagai penanggung jawab kegiatan ini menyampaikan bahwa, percepatan pembangunan dalam meningkatkan kesejahteraan dan peningkatan kualitas SDM di Papua perlu didukung dan dilakukan secara bersama-sama oleh semua pihak dan diberbagai bidang,  baik pemerintah maupun swasta, instansi yang sifatnya vertical, maupun pemerintah daerah, bahkan perguruan tinggi termasuk Tokoh agama, Tokoh Adat dan Tokoh Masyarakat dan semua dukungan ini hendaknya mengacu pada prinsip bahwa setiap daerah memiliki karakteristik yang berbeda-beda, sehingga metode yang digunakan pun, harus sangat kontekstual dan inkulturatif, agar tidak berbenturan dengan Prinsip-prinsip atau nilai-nilai dasar yang dianut oleh sebuah masyarakat.

Menggagas program untuk Konteks Papua secara ensensial mengandung dua tantangan substansial, pertama adalah bagaimana menurunkan kerangka kerja yang bersifat nasional pada aras wilayah atau daerah dan yang kedua adalah dalam membangun prespektif pemahaman yang benar-benar juga kontekstual dengan target yang spesifik dan berbasis pada pandangan masyarakat, pandangan tokoh agama, dan tokoh tokoh adat yang ada di negeri ini, sehingga apa yang akan dilaksanakan hari ini  akan menjadi bagian awal dalam membangun persamaan presepsi, gagasan dan ide Bpk. Menetri Agama yang luar biasa dalam bidang agama dan pendidikan keagamaan yang secara spesifik dialamatkan kepada Papua adalah bentuk dari cara memandang papua secara nasional dan konprehensif dari pemerintah melalui kementerian agama, dan secara khusus akan di Launching program ‘KITA CINTA PAPUA” sebagai bentuk afirmasi pada ANAK ASLI PAPUA yang akan di kirim ke Tujuh Lembaga Tinggi Keagamaan Kristen diluar papua dan Satu di Papua yang keseluruhannya berjumlah 255 mahasiswa Papua dangan mendapatkan full beasiswa dari kementerian agama, Ujar Pentury.

Menteri Agama RI Jenderal TNI (PURN) H. FACHRUL RAZI dalam Arahannya saat Launching yang didahului dengan dua Pantun :

  Bukan Batang Sembarang Batang

  Batang Bersemi Buah Matoa

  -----

  Kami Datang Bukan Sembarang Datang

  Datang Karna Kami Cinta Papua

 

  Bersemi Batang Buah Matoa

  Batang Sukun Baik Di Semai

  -----

  Kami Senang Datang Ke Papua

  Karna Rakyatnya Rukun Dan Cinta Damai

 

Selanjuntnya Bpk. Menteri menegaskan bahwa program ini adalah program yang bukan main-main sehingga semua anak yang dikirim untuk kuliah, hurus naik semester dan tamat tepat pada waktunya, dan kepada para Rektor yang menerima mahasiswa asal Papua ini Menteri mengharapkan agar mereka betul-betul dididik dengan baik dan menerima mereka sebagai saudara dan tidak ada bedanya dengan anak-anak atau mahasiswa yang lain karena kami ingin membuat yang lebih banyak buat Papua dibidang Pendidikan dan agama, karena Papua Harus Maju dan Bagi mahasiwa papua, Menteri mengharapkan dapat mengunakan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya.


Partner