Mahasiswa KKN Revolusi Mental IAKN Ambon Bertolak dari Kab. Seram Bagian Barat

Penulis By Administrator   |   24 September 2019   |   dilihat 163 Kali

Hari ini 16 09 2019 Mahasiswa KKN Revolusi Mental Bertolak dari Kab. Seram Bagian Barat Kec. Kairatu dan Kec. Kairatu Barat, setelah melakukan KKN selama 6 Minggu, Terhitung 2 Agustus 2019.

Secara resmi acara pelepasan telah dilakukan pada Sabtu 14 September 2019 di Gedung SKK Kec. Kairatu di Kairatu, Yang dihadiri oleh Bupati SBB yang dalam hal ini diwakili oleh Ass. I Bpk. Z. Selano, Rektor IAKN Ambon yang diwakili oleh Wakil Rektor I Dr. Y. Z. Rumahuru, MA, Wakil Rektor II W. Y. Tiwery, M,.Hum, Kepala Biro AUAK IAKN Ambon, Panitia pelaksana KKN RM 2019, Dosen Pembimbing lapangan, Ketua Klasis Kairatu, Perangkat Desa dan Pimpinan Jemaat Ke-10 lokasi KKN RM dan 110 Mahasiswa KKN RM 2019, dan dimeriahkan oleh IAKN Symphony Srchestra.

Rektor IAKN Ambon yang dalam hal ini diwakili oleh Wakil Rektor I, Dr. Y.Z.Rumahuru, MA dalam sambutannya menyampaikan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bupati SBB, Pemerintah SBB, Camat Kairtu dan Kairatu Barat, Pimpinan Klasis GPM Kairatu, Kepala dan Perangkat desa 10 lokasi KKN RM, Pimpinan Jemaat 10 Lokasi KKN RM, Atas kesediaannya telah menerima IAKN Ambon terlebih khusus para mahasiswa KKN RM yang sudah boleh berposes selama kurang lebih 1 bukan 14 hari dan telah menopang seluruh program-program KKN RM sehingga semuanya telah berjalan dengan baik.

Bupati SBB yang dalam hal ini diwakili oleh Ass. I Bpk. Z. Selano dalam sambutannya sekaliguis menyerahkan kembali mahasiswa KKN RM IAKN Ambon kepada IAKN Ambon juga menyampikan Terima Kasis kepada IAKN Ambon dan seluruh Mahasiswa KKN RM, yang telah banyak membantu masyarakat dalam setiap program kerja, walupun waktunya sangat singkat tetapi masyarakat merasa sangat terbantu dengan program-program dimaksud.

Selano juga menyampaikan, biarlah selama proses KKN RM ini mahasiswa dapat memperoleh sejumlah pengalaman melalui keterlibatan dalam masyarakat guna memperkaya bidang keilmuan masing-masisng dan yang terpenting adalah. Harus menjadikan ini sebagain proses belajar bersama untuk dapat membangun integritas diri.


Partner