INTERNATIONAL COMMITTEE OF THE RED CROSS (ICRC) Kunjungi IAKN Ambon

Penulis By Administrator   |   24 September 2019   |   dilihat 691 Kali

Hari 18/02/2020 ini IAKN Anbon menerima kunjungan dari INTERNATIONAL COMMITTEE OF THE RED CROSS (ICRC) dalam rangka sosialisasi Nilai-Nilai Kemanusiaan yang telah dirumuskan oleh ICRC sekaligus ini merupakan diskusi untuk memperkaya isi dari Nilai-Nilai kemanusiaan yang telah dirumuskan itu.

Kegiatan ini berlangsung di ruang auditorium IAKN Ambon dan dihadiri Oleh Rektor IAKN Ambon yang dalam hal ini diwakili oleh Wakil Rektor II, W.Y.Tiwery, D.Th, M.Hum, Wakil Rektor I, Kepala Biro AUAK, Pejabat Struktural dan Fungsional, Para Dosen, Pegawai dan Mahasiswa IAKN Ambon, dan Dari ICRC Menghadirkan Alexandre Faite, Christian Donny Putranto dan DR. Budi Hernawan sebagai Narasumber.

Dalam arahannya sekaligus membuka kegiatan ini, Wakil Rektor II yang mewakili Rektor IAKN Ambon Menegaskan, Misi kemanusiaan adalah misi mulia. Misi ini bersinggungan langsung dengan manusia yang dipandang sama dan setara, manusia yang memiliki dignitas ‘kelayakan’ Misi kemanusiaan dengan titik berangkatnya dari dignitas menyiratkan bahwa setiap orang layak dihormati siapapun dia, apapun RASnya, Seseorang layak dihargai dan dihormati karena dia manusia bukan karena dia siapa, memiliki apa, kedudukannya apa. Dignitas manusia adalah pemberian Penciptanya itu bukan hadiah dari orang lain yang bisa diberikan dan ditarik kembali. Semata-mata itu adalah  hadiah yang tidak dapat dicabut, Oleh karena pentingnya dignitas manusia itu maka dilindungi dan Deklarasi Universal Hak Asasi Manusia, "pengakuan atas martabat yang melekat dari semua anggota keluarga manusia adalah dasar kebebasan, keadilan dan perdamaian di dunia."

Hak asasi manusia terkait erat dengan gagasan martabat manusia. Kedua gagasan itu terhubung sedemikian rupa sehingga yang satu tidak dapat dipahami tanpa yang lain. Pentingnya hak asasi manusia dan persyaratan untuk menghormati hak setiap orang didasarkan pada gagasan dignitas / martabat manusia. Dalam hal itu, dignitas manusia dianggap sebagai dasar dari hak asasi manusia. Para pendukung hak asasi manusia dan berbagai gerakan sosial menggunakan dignitas  manusia untuk membenarkan klaim dan tindakan mereka. .Nilai-nilai kemanusiaan perlu terus digemakan dan dihidupkan oleh setiap orang tanpa kecuali.

Dewasa ini kita surplus konsep tentang perlindungan dignitas manusia namun defisit akta/tindakan. Banyak orang gampang sekali menciderai dignitas sesamanya hanya karena beda ; beda agama, kultur, etnis, ekonomi, pendidikan, gender dlsb. Kesadaran akan pentingnya menjunjung dignitas manusia membuat IAKN Ambon merumuskan motonya ’Gloria dei vivens homoi” dan merumuskannya dalam nilai-nilai berkampus yaitu smart, religious, dignity and compassion. Oleh karena itu, kami menyambut gembira kehadiran ICRC untuk menyosialisasikan nilai-nilai kemanusiaan, sebuah investasi sosial yang berharga untuk kami di kampus ini. Tentu saja masih banyak local wisdom dan nilai-nilai agama yang bisa dijadikan nilai kemanusiaan,.

Semoga kehadiran ICRC menjadi rahmat bagi semesta terutama bagi tiap kampus untuk menggelorakan terus nilai-nilai kemanusiaan, Ujar W.Y.Tiwery.

Partner