Ambon, 28 Mei 2026 – Kementerian Agama Republik Indonesia terus mendorong perguruan tinggi keagamaan untuk menghadirkan pelayanan nyata bagi masyarakat melalui berbagai program pengabdian. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) yang diselenggarakan Fakultas Ilmu Sosial Keagamaan (FISK) IAKN Ambon.

Mengusung tema “Peduli Lingkungan & Sesama: Upaya Mewujudkan Kesejahteraan Masyarakat”, kegiatan PKM Internasional IAKN Ambon berlangsung di Jemaat GPM Soya pada 27–29 Mei 2026. Program ini menjadi bentuk nyata kepedulian institusi pendidikan tinggi terhadap peningkatan kualitas hidup masyarakat sekaligus pelestarian lingkungan.
Kegiatan tersebut dilaksanakan melalui kolaborasi antara Tim PKM Internasional IAKN Ambon, Bring Up, dan King Sejong Institute. Sinergi lintas lembaga ini menghadirkan berbagai program pelayanan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
Selama tiga hari pelaksanaan, masyarakat Jemaat GPM Soya memperoleh layanan kesehatan yang diberikan oleh tim kesehatan yang terlibat dalam kegiatan tersebut. Pelayanan ini mencakup pemeriksaan kesehatan serta edukasi mengenai pentingnya menjaga kesehatan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Selain pelayanan kesehatan, kegiatan PKM juga melibatkan dosen-dosen IAKN Ambon dan berbagai mitra yang berpartisipasi aktif dalam berbagai bentuk pengabdian kepada masyarakat. Kehadiran para akademisi tidak hanya memberikan kontribusi keilmuan, tetapi juga memperkuat peran perguruan tinggi sebagai agen perubahan sosial di tengah masyarakat.

Sebagai bagian dari komitmen terhadap pelestarian lingkungan, peserta kegiatan turut melaksanakan penanaman anakan pohon mangga di kawasan Jemaat GPM Soya. Aksi tersebut merupakan implementasi gerakan ekoteologi yang mengintegrasikan nilai-nilai keagamaan dengan tanggung jawab menjaga dan merawat alam sebagai ciptaan Tuhan.

Febby Patty, D.Th, M.Th,. Dekan Fakultas Ilmu Sosial Keagamaan IAKN Ambon menegaskan bahwa kegiatan PKM merupakan salah satu wujud implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam aspek pengabdian kepada masyarakat. Melalui kegiatan ini, civitas akademika diharapkan dapat hadir secara langsung untuk menjawab kebutuhan masyarakat sekaligus membangun kesadaran kolektif tentang pentingnya menjaga kesehatan dan lingkungan.

“Kegiatan ini tidak hanya berfokus pada pelayanan kesehatan, tetapi juga membangun kesadaran bersama tentang pentingnya kepedulian sosial dan tanggung jawab terhadap lingkungan. Dengan demikian, masyarakat dapat semakin berdaya dalam mewujudkan kesejahteraan bersama,” ungkapnya.
Melalui pelaksanaan PKM Internasional ini, IAKN Ambon kembali menegaskan komitmennya sebagai institusi pendidikan tinggi keagamaan yang tidak hanya menghasilkan lulusan berkualitas, tetapi juga berkontribusi aktif dalam pembangunan masyarakat. Program tersebut diharapkan mampu memperkuat semangat gotong royong, kepedulian sosial, dan kesadaran ekologis demi terwujudnya masyarakat yang sehat, peduli lingkungan, dan sejahtera.
Kegiatan ini sekaligus menjadi bukti bahwa kolaborasi antara perguruan tinggi, lembaga internasional, dan komunitas lokal dapat menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat serta mendukung pembangunan berkelanjutan yang berlandaskan nilai-nilai kemanusiaan dan keagamaan.
Penulis : Thobias Rahalus