[INFORMASI] Pengumuman Penjaringan Bakal Calon Wakil Rektor, Dekan, Wakil Dekan, Direktur, Wakil Direktur, Ketua Program Studi, Ketua Lembaga, Kepala UPT dan Kepala SPI IAKN Ambon Periode 2026 - 2030 - 22 May 2026 00:00 [PENTING] Pengumuman Peniaringan Bakal Calon Wakil Rektor, Dekan, Wakil Dekan, DireKur, Wakil Direktur, Ketua Program Studi, Ketua Lembaga dan Kepala UPT IAKN Ambon Periode 2026 - 2030 - 21 May 2026 00:00 [INFORMASI] Rencana Strategis (RESTRA) Institut Agama Kristen Negeri Ambon tahun 2025 - 2029 - 09 Mar 2026 00:00
Beranda / Berita / Warga Antusias Ikuti Pengobatan Gratis di Pegunungan Seram
Workshop/Seminar 04 April 2025 63 dilihat

Warga Antusias Ikuti Pengobatan Gratis di Pegunungan Seram

Warga Antusias Ikuti Pengobatan Gratis di Pegunungan Seram
Warga Antusias Ikuti Pengobatan Gratis di Pegunungan Seram

Seram utara – 2-6 April – Ratusan warga antusias mengikuti layanan pengobatan gratis yang diadakan oleh tim medis Rumah Sakit GPM dalam rangka Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Kerja Sama Internasional. Kegiatan ini merupakan kolaborasi antara Yayasan Wooyang dari Korea Selatan, Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Ambon, dan RS GPM.


Layanan kesehatan tersebut dilaksanakan di sejumlah titik wilayah Pegunungan Seram Utara Kabupaten Maluku Tengah. TIM bersyukur dapat menjangkau daerah-daerah terpencil seperti Negeri Huaulu, Roho Gunung, hingga Negeri Kanike. Akses terbatas terhadap fasilitas kesehatan di kawasan ini membuat kehadiran tim medis disambut dengan penuh rasa terima kasih oleh masyarakat setempat.



“Kami sangat terbantu dengan adanya pengobatan gratis ini. Banyak warga yang selama ini kesulitan mendapatkan layanan kesehatan,” ujar M. salah satu warga Kanike.



Pengobatan gratis ini mencakup pemeriksaan umum, pengobatan penyakit ringan, hingga layanan kesehatan ibu dan anak. Sejumlah tenaga medis profesional termasuk dr. Trivinanda Abetnego, Direkur RS GPM terjun langsung ke lapangan, dengan dukungan logistik dan fasilitas dari mitra internasional dan lembaga pendidikan tinggi.



Kegiatan ini menjadi bagian penting dari misi kemanusiaan dan spiritualitas kontekstual yang diusung dalam Ekspedisi Binaiya. Tidak hanya soal kesehatan, program ini juga membawa misi edukasi dan ekoteologi, memperkuat hubungan antara manusia, budaya, dan lingkungan alam Seram.