Ambon, Selasa, 18 Agustus 2026 — Kementerian Agama RI melalui Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Ambon, Fakultas Ilmu Sosial Keagamaan Kristen (FISK), menggelar Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) bertajuk “Bersih Lingkungan Lintas Iman di Negeri Lilibooi”. Kegiatan melalui Program Studi Agama, Budaya dan Pariwisata ini berkolaborasi dengan Yayasan Green Moluccas untuk membangun kepedulian bersama terhadap kelestarian lingkungan pesisir.
Kegiatan tersebut melibatkan masyarakat Negeri Lilibooi, guru dan siswa SMP Negeri 1 Maluku Tengah, Angkatan Muda Gereja Protestan Maluku (AM GPM) Lilibooi, mahasiswa dan dosen IAKN Ambon, serta relawan dan staf Green Moluccas.
Raja Negeri Lilibooi, Orelius Kastanya, mengatakan persoalan sampah di pesisir Lilibooi salah satunya dipengaruhi sampah yang terbawa arus laut. Sampah dari wilayah Kota Ambon kerap terbawa arus dan menumpuk di kawasan pantai Lilibooi.

“Hampir setiap hari sampah dibawa oleh arus laut dari Kota Ambon,” kata Orelius. Ia menyambut baik kegiatan tersebut dan berterima kasih karena Negeri Lilibooi dipilih sebagai lokasi pelaksanaan PKM.
Executive Manager Yayasan Green Moluccas, Sien Singerin, M.Pd., mengatakan kolaborasi dengan IAKN Ambon merupakan bagian dari aksi nyata kepedulian terhadap lingkungan. Gerakan tersebut sejalan dengan semangat Green Moluccas melalui kampanye #FikalesangLingkunganParAnakCucu.
Sementara itu, Dekan FISK IAKN Ambon yang diwakili Wakil Dekan II, Handry Pieris, sekaligus membuka kegiatan, menekankan pentingnya pendidikan lingkungan sejak dini dengan melibatkan berbagai pihak.
“Edukasi lingkungan harus sejak dini dengan melibatkan semua pihak. Menjaga lingkungan sebagai tanggung jawab iman,” ujar Handry.
Kegiatan dilanjutkan dengan edukasi mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, pemilahan sampah berdasarkan jenis, serta pengelolaan sampah melalui bank sampah. Peserta kemudian dibagi dalam beberapa kelompok untuk melakukan aksi bersih lingkungan di kawasan pesisir.
Sampah yang terkumpul selanjutnya dipilah dan ditimbang berdasarkan jenisnya. Panitia juga memberikan hadiah kepada kelompok yang berhasil mengumpulkan sampah dengan berat terbanyak pada kategori yang telah ditentukan.
Melalui PKM “Bersih Lingkungan Lintas Iman”, IAKN Ambon dan Green Moluccas berharap kepedulian terhadap lingkungan tidak berhenti pada aksi bersih pantai, tetapi tumbuh menjadi gerakan bersama. Menjaga lingkungan bukan hanya tanggung jawab sosial, melainkan juga wujud tanggung jawab iman dan kepedulian terhadap masa depan generasi.