
Ambon – (Selasa,21 Juli 2026) Program Pascasarjana Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Ambon menggelar kuliah umum secara daring melalui platform Zoom Meeting yang diikuti mahasiswa Program Magister Pendidikan Agama Kristen (S2 PAK), Doktor Pendidikan Agama Kristen (S3 PAK), Magister Musik Gereja, dan Doktor Musik Gereja. Kegiatan akademik tahunan ini menjadi ruang ilmiah untuk memperkuat wawasan akademik dan spiritual sekaligus merespons perubahan yang terus terjadi dalam dunia pendidikan Kristen.
Mengangkat tema “Rekonstruksi Paradigma Pendidikan Agama Kristen dan Musik Gereja melalui Pembelajaran Transformatif untuk Membangun Keunggulan Global”, kuliah umum menghadirkan Prof. Dr. Izak Y.M. Latu, M.A., Ph.D. sebagai narasumber. Ia menekankan bahwa paradigma pendidikan Kristen perlu dibangun kembali melalui pendekatan yang tidak lagi memisahkan iman dan ilmu pengetahuan. Menurutnya, pengetahuan harus dipahami secara integratif melalui Kitab Suci, tradisi iman, pengalaman manusia, penelitian ilmiah, serta konteks budaya sehingga mampu melahirkan pendidikan yang relevan dengan tantangan global.
Direktur Pascasarjana IAKN Ambon, Dr. Agusthina Ch. Kakiay, M.Si., saat membuka kegiatan menegaskan bahwa rekonstruksi paradigma merupakan langkah strategis untuk menghadirkan pendidikan yang kontekstual, adaptif, dan tetap berakar pada nilai-nilai iman Kristen. Pembelajaran transformatif, katanya, harus mampu membentuk lulusan yang tidak hanya menguasai teori, tetapi juga memiliki karakter, spiritualitas, dan kepekaan dalam menjawab persoalan masyarakat.
Ia menambahkan, perkembangan Pendidikan Agama Kristen dan Musik Gereja saat ini menghadirkan berbagai persoalan lintas disiplin yang menuntut dosen dan mahasiswa memperluas cara pandang akademik. Pengetahuan tidak cukup dibangun melalui nalar ilmiah semata, tetapi juga melalui refleksi iman yang menghubungkan teori dengan realitas kehidupan.
Melalui kuliah umum ini, Program Pascasarjana IAKN Ambon berharap lahir pemikiran-pemikiran baru yang memperkuat pengembangan Pendidikan Agama Kristen dan Musik Gereja di Indonesia. Hasil diskusi diharapkan menjadi pijakan bagi pengembangan kurikulum, penelitian, dan praktik pembelajaran yang lebih inovatif sehingga lulusan Pascasarjana IAKN Ambon memiliki daya saing global tanpa kehilangan identitas dan nilai-nilai kekristenan.