[INFORMASI] Pengumuman Penjaringan Bakal Calon Wakil Rektor, Dekan, Wakil Dekan, Direktur, Wakil Direktur, Ketua Program Studi, Ketua Lembaga, Kepala UPT dan Kepala SPI IAKN Ambon Periode 2026 - 2030 - 22 May 2026 00:00 [PENTING] Pengumuman Peniaringan Bakal Calon Wakil Rektor, Dekan, Wakil Dekan, DireKur, Wakil Direktur, Ketua Program Studi, Ketua Lembaga dan Kepala UPT IAKN Ambon Periode 2026 - 2030 - 21 May 2026 00:00 [INFORMASI] Rencana Strategis (RESTRA) Institut Agama Kristen Negeri Ambon tahun 2025 - 2029 - 09 Mar 2026 00:00
Beranda / Berita / Jadikan English Competition 2026 sebagai Langkah Awal Menjadi Generasi Unggul dan Berdaya Saing Global,” Ujar Dr. Herly J. Lesilolo, M.Pd
Umum 11 June 2026 10 dilihat

Jadikan English Competition 2026 sebagai Langkah Awal Menjadi Generasi Unggul dan Berdaya Saing Global,” Ujar Dr. Herly J. Lesilolo, M.Pd

Jadikan English Competition 2026 sebagai Langkah Awal Menjadi Generasi Unggul dan Berdaya Saing Global,” Ujar Dr. Herly J. Lesilolo, M.Pd

Ambon, 11 Juni 2026 – Komitmen Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Ambon dalam mempersiapkan generasi muda yang unggul dan mampu bersaing di tingkat global kembali diwujudkan melalui penyelenggaraan English Competition and Education Fair 2026. Setelah berlangsung selama dua hari, kegiatan yang menjadi ruang pengembangan kreativitas, kemampuan berbahasa, serta kolaborasi antarpelajar dan mahasiswa ini resmi ditutup.

Penutupan kegiatan dilakukan oleh Wakil Rektor I IAKN Ambon, Dr. Herly J. Lesilolo, M.Pd, yang mewakili Rektor IAKN Ambon. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa English Competition and Education Fair 2026 telah menjadi wadah yang penting bagi generasi muda untuk mengembangkan potensi serta keterampilan yang relevan dengan kebutuhan masa depan.

LshOlkQSaUyHy0HwIodWTZsCJ7j0Hn7C5AWBAG6v.jpg

“Melalui berbagai lomba, para peserta tidak hanya menunjukkan kemampuan berbahasa, tetapi juga kemampuan berpikir kritis, berinovasi, tampil secara profesional, serta memperoleh pengalaman berharga yang menjadi bekal penting dalam pendidikan maupun karier di masa depan,” ujarnya.

Menurutnya, di tengah arus globalisasi dan transformasi yang terus berkembang, penguasaan bahasa Inggris merupakan salah satu kompetensi yang sangat dibutuhkan untuk membuka akses terhadap ilmu pengetahuan, teknologi, serta berbagai peluang di tingkat nasional maupun internasional.

Oleh karena itu, ia berharap semangat belajar bahasa Inggris yang telah ditunjukkan para peserta selama kompetisi tidak berhenti sampai di sini, melainkan terus dipelihara dan ditingkatkan dalam kehidupan akademik maupun kehidupan sehari-hari.

“Jadikan kompetisi ini sebagai langkah awal untuk terus mengembangkan diri dan mempersiapkan diri menjadi generasi unggul yang memiliki daya saing global,” tegasnya.

Sebelum acara penutupan, panitia terlebih dahulu melaksanakan penyerahan piala dan penghargaan kepada para pemenang dari berbagai kategori lomba. Adapun cabang yang dipertandingkan meliputi Speech Competition, Reading Aloud Competition, Tongue Twister Competition, dan Word Maker Competition, yang diikuti oleh pelajar tingkat SMP dan SMA dari berbagai sekolah di Kota Ambon dan sekitarnya.

Suasana penutupan berlangsung meriah dan penuh apresiasi atas semangat serta dedikasi para peserta yang telah mengikuti seluruh rangkaian kompetisi dengan menjunjung tinggi sportivitas dan semangat belajar.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut para pimpinan di lingkungan IAKN Ambon, Kepala UPT Bahasa IAKN Ambon, para dosen dan panitia pelaksana, para guru pendamping, serta para mitra yang selama ini mendukung pengembangan pendidikan dan peningkatan kapasitas generasi muda, di antaranya Bahasa Basudara, Pohon Sagu, Mata Garuda Maluku, Australia Awards Scholarship, PT Daya Lima, dan Yayasan Bina Budaya.

Melalui English Competition and Education Fair 2026, IAKN Ambon kembali menegaskan perannya sebagai perguruan tinggi keagamaan yang tidak hanya berfokus pada pengembangan akademik, tetapi juga berupaya menciptakan ruang kolaborasi dan pembinaan talenta bagi generasi muda Maluku. Kegiatan ini menjadi bukti bahwa sinergi antara perguruan tinggi, sekolah, dan para mitra strategis mampu melahirkan ekosistem pendidikan yang mendorong lahirnya sumber daya manusia yang kreatif, adaptif, dan siap bersaing di tingkat global.

Dengan berakhirnya rangkaian kegiatan tersebut, semangat yang telah dibangun selama dua hari pelaksanaan diharapkan terus bertumbuh menjadi budaya belajar yang berkelanjutan, sekaligus menjadi pijakan bagi lahirnya generasi emas Maluku yang mampu mengharumkan nama daerah dan bangsa di masa depan.