[INFORMASI] Edaran Cuti Bersama - 16 Sep 2026 00:00 • [INFORMASI] Pengumuman Penjaringan Bakal Calon Wakil Rektor, Dekan, Wakil Dekan, Direktur, Wakil Direktur, Ketua Program Studi, Ketua Lembaga, Kepala UPT dan Kepala SPI IAKN Ambon Periode 2026 - 2030 - 22 May 2026 00:00 • [PENTING] Pengumuman Peniaringan Bakal Calon Wakil Rektor, Dekan, Wakil Dekan, DireKur, Wakil Direktur, Ketua Program Studi, Ketua Lembaga dan Kepala UPT IAKN Ambon Periode 2026 - 2030 - 21 May 2026 00:00 •
Beranda / Berita / IAKN Ambon Lepas 25 Mahasiswa PKL, Disiapkan Hadapi Dunia Kerja di Sekolah Mitra
Umum 09 October 2026 50 dilihat

IAKN Ambon Lepas 25 Mahasiswa PKL, Disiapkan Hadapi Dunia Kerja di Sekolah Mitra

IAKN Ambon Lepas 25 Mahasiswa PKL, Disiapkan Hadapi Dunia Kerja di Sekolah Mitra

AMBON – Pengalaman belajar di bangku kuliah tidak cukup bagi mahasiswa calon pendidik untuk menghadapi tantangan dunia kerja. Kemampuan mengajar, membangun komunikasi, mengelola kelas, hingga memahami karakter peserta didik perlu diasah melalui pengalaman langsung di lingkungan sekolah.

Hal inilah yang menjadi tujuan pelaksanaan Praktik Kerja Lapangan (PKL) bagi 25 mahasiswa Program Studi Pendidikan Sosiologi dan Pendidikan Bahasa Inggris, Fakultas Ilmu Pendidikan Kristen (FIPK), Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Ambon.

Sebanyak 25 mahasiswa tersebut secara resmi dilepas oleh Wakil Rektor I IAKN Ambon, Dr. Herly J. Lesilolo, M.Pd., dalam kegiatan pelepasan peserta PKL yang berlangsung di Auditorium IAKN Ambon, Jumat (9/10/2026).

Dalam sambutannya, Herly menyampaikan bahwa pelaksanaan PKL merupakan bagian penting dari proses pendidikan yang menghubungkan teori yang diperoleh mahasiswa selama perkuliahan dengan praktik nyata di lingkungan sekolah.

gARETPk9xyVCpwilBtJQxlG7CqqzdOsF5g7q7kX4.jpg

Ia menjelaskan, mahasiswa tidak hanya dituntut menguasai pengetahuan akademik, tetapi juga perlu mengembangkan keterampilan dan sikap profesional sebagai bekal memasuki dunia kerja setelah menyelesaikan studi.

“Pengalaman kerja ini diharapkan dapat mempersiapkan mahasiswa untuk menghadapi dunia kerja setelah lulus nanti. Mahasiswa juga diharapkan mampu mengembangkan keterampilan, pengetahuan, dan kemampuan sesuai dengan budaya sekolah masing-masing,” ujarnya.

Herly juga mengingatkan para mahasiswa agar menjaga kedisiplinan, tanggung jawab, kerja sama, serta etika komunikasi selama menjalani PKL. Menurutnya, sikap dan perilaku mahasiswa selama berada di sekolah turut mencerminkan identitas dan citra institusi.

Karena itu, ia berharap seluruh peserta dapat menjalankan tugas dengan sungguh-sungguh, membangun hubungan yang baik dengan guru dan peserta didik, serta memanfaatkan kesempatan tersebut untuk meningkatkan kompetensi diri.

Perkuat Kompetensi Calon Pendidik

Lebih lanjut, Herly menegaskan bahwa pelaksanaan PKL merupakan salah satu bentuk penerapan kurikulum yang berorientasi pada pencapaian hasil belajar mahasiswa. Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan memperoleh pengalaman nyata dalam proses pembelajaran sekaligus mengembangkan karakter sebagai calon tenaga pendidik.

Ia juga meminta dukungan dan kerja sama dari sekolah-sekolah mitra, khususnya kepala sekolah dan guru pembimbing, agar mahasiswa memperoleh ruang untuk belajar, beradaptasi, dan mengembangkan kompetensi selama menjalani praktik.

Menurutnya, lingkungan sekolah menjadi tempat strategis bagi mahasiswa untuk meningkatkan kompetensi profesional, pedagogik, sosial, dan kepribadian melalui interaksi langsung dengan warga sekolah.

Meski pelaksanaan PKL berlangsung dalam waktu relatif singkat, mahasiswa diharapkan mampu memanfaatkan setiap kesempatan untuk belajar, memahami dinamika sekolah, serta membangun kesiapan menghadapi tantangan profesi pendidik.

PKL Berlangsung di Lima Sekolah Mitra

Sebelumnya, Ketua Panitia PKL, Dr. Sjeny Lisa Souisa, S.Th., M.H., dalam laporannya menjelaskan bahwa PKL merupakan mata kuliah wajib yang dirancang untuk membekali mahasiswa, khususnya dari program studi bidang pendidikan, dengan kompetensi yang dibutuhkan dalam menjalankan tugas profesional.

VnTFNmE4ABW71664JN2tB9yhLOH9QIFdlyE2SDDN.jpg

Menurut Sjeny, kegiatan ini memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk menerapkan teori kependidikan dan pembelajaran yang diperoleh selama perkuliahan ke dalam situasi nyata di satuan pendidikan formal.

Selain itu, PKL menjadi sarana untuk mengukur kesiapan mahasiswa sebagai calon pendidik dalam menghadapi dinamika pembelajaran abad ke-21.

Adapun tujuan pelaksanaannya mencakup pemberian pengalaman langsung kepada mahasiswa dalam merencanakan, melaksanakan, dan mengevaluasi pembelajaran di kelas. Mahasiswa juga diharapkan mampu mengembangkan keterampilan mengajar, mengelola kelas, memanfaatkan media dan sumber pembelajaran, serta menyusun administrasi guru.

Berdasarkan laporan panitia, kegiatan PKL dijadwalkan berlangsung mulai 12 Oktober hingga 5 November 2026. Para mahasiswa akan ditempatkan di lima sekolah mitra, yakni SMP Negeri 12 Ambon, SMA Xaverius Ambon, SMA Kristen YPKPM Ambon, SMA Kristen Rehoboth Ambon, dan SMA Negeri 5 Ambon.

Sjeny menyampaikan bahwa kelancaran pelaksanaan PKL membutuhkan dukungan dan kerja sama dari pimpinan lembaga, panitia, dosen pembimbing, pihak sekolah mitra, serta seluruh mahasiswa peserta.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada pimpinan IAKN Ambon dan seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan program tersebut.

Libatkan Pimpinan dan Sekolah Mitra

Kegiatan pelepasan 25 mahasiswa PKL ini turut dihadiri Kepala Biro Administrasi Umum, Akademik, dan Kemahasiswaan (AUAK) IAKN Ambon, Rowles Hasugian, S.Si., M.Si., serta para pimpinan fakultas, dekan dan wakil dekan di lingkungan IAKN Ambon.

Hadir pula para ketua dan sekretaris Program Studi Pendidikan Sosiologi dan Pendidikan Bahasa Inggris, dosen, serta perwakilan sekolah mitra yang akan menerima mahasiswa untuk melaksanakan praktik.

Melalui pelaksanaan PKL ini, IAKN Ambon berharap mahasiswa tidak hanya memperoleh pengalaman praktik pembelajaran, tetapi juga mampu membangun karakter, meningkatkan kompetensi, dan mengembangkan sikap profesional sebagai calon pendidik.

XSJBQDR3404DrPlr7Rabnu97MYm870MTHOmwAJ6l.jpg

Pengalaman tersebut diharapkan menjadi bekal penting bagi mahasiswa untuk berkontribusi dalam meningkatkan kualitas pendidikan, khususnya di lingkungan sekolah tempat mereka menjalani praktik.