Ambon, 10 Juni 2026 – Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Ambon melalui UPT Bahasa menyelenggarakan Education Fair dan English Competition 2026 di Auditorium IAKN Ambon, Rabu (10/6/2026). Kegiatan tersebut menjadi ruang pengembangan potensi sekaligus penguatan kompetensi global bagi generasi muda, khususnya dalam meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris dan memperluas akses terhadap peluang pendidikan internasional.
Rektor IAKN Ambon, Dr. Elka Anakotta, M.Si, yang diwakili oleh Wakil Rektor I Dr. Herly J. Lesilolo, M.Pd, membuka secara resmi kegiatan tersebut. Hadir dalam kesempatan itu Wakil Rektor II, Kepala Biro AUAK IAKN Ambon, para dekan di lingkungan IAKN Ambon, dosen, mahasiswa, peserta dari SMA/SMK/MA sederajat, serta sejumlah mitra dan narasumber.
Adapun narasumber yang terlibat dalam Education Fair antara lain Bahasa Basudara dan PT Dayalima, Yayasan Pohon Sagoe, Mata Garuda Maluku (LPDP), Australia Awards Scholarship (AAS), dan King Sejong Institute (KSI).
Dalam sambutan yang dibacakan Wakil Rektor I, Rektor IAKN Ambon menegaskan bahwa kemampuan berbahasa Inggris merupakan salah satu kompetensi yang sangat penting di tengah perkembangan global saat ini. Bahasa Inggris tidak lagi sekadar menjadi mata pelajaran, tetapi telah menjadi sarana komunikasi internasional yang membuka akses terhadap ilmu pengetahuan, teknologi, inovasi, serta berbagai peluang pendidikan dan karier di tingkat global.

“Sebagai institusi pendidikan tinggi, IAKN Ambon berkomitmen mempersiapkan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga mampu beradaptasi dan berkontribusi dalam lingkungan global. Penguatan kemampuan bahasa Inggris menjadi bagian strategis dalam mendukung kualitas pembelajaran, penelitian, publikasi ilmiah, serta pengembangan jejaring kerja sama internasional,” ujar Herly membacakan sambutan Rektor.
Menurutnya, masih terdapat berbagai tantangan dalam meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris mahasiswa, mulai dari keterbatasan ruang praktik hingga minimnya penggunaan bahasa Inggris dalam kehidupan sehari-hari. Namun demikian, mahasiswa dan peserta didik memiliki potensi besar yang perlu terus diberi ruang agar berkembang menjadi prestasi yang membanggakan.
Kegiatan yang digagas UPT Bahasa IAKN Ambon tersebut, lanjutnya, merupakan wujud inovasi dalam menghadirkan program pengembangan bahasa yang kreatif dan inspiratif. Melalui penyelenggaraan English Competition 2026, kampus ingin menciptakan lingkungan akademik yang mendorong peserta untuk belajar secara aktif, berani berkompetisi, serta meningkatkan kepercayaan diri dalam menggunakan bahasa Inggris.
“Melalui berbagai cabang lomba seperti speech contest, storytelling, dan singing contest, peserta diberikan kesempatan untuk mengasah kemampuan berpikir kritis, keterampilan komunikasi, kreativitas, serta kemampuan tampil di depan publik secara efektif. Kegiatan ini menjadi ruang untuk meningkatkan kapasitas generasi muda agar mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional,” katanya.
Rektor juga mengajak para peserta yang berasal dari SMA/SMK/MA sederajat untuk melanjutkan pendidikan di IAKN Ambon dan bersama mengembangkan potensi diri melalui penguasaan literasi digital, peningkatan kecerdasan emosional, kemampuan komunikasi, kreativitas, integritas, serta etika profesional yang kuat.
Sementara itu, Ketua Panitia Nurlaila Tuanany, M.Pd, menjelaskan bahwa pelaksanaan Education Fair dan English Competition 2026 tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana memperkenalkan berbagai peluang beasiswa, jejaring internasional, serta pengembangan kapasitas diri bagi generasi muda Maluku.
Menurutnya, kehadiran berbagai lembaga dan komunitas dalam kegiatan tersebut diharapkan dapat memperluas wawasan peserta mengenai kesempatan studi lanjut, pertukaran pelajar, hingga pengembangan karier di tingkat global.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin menghadirkan ruang belajar yang inspiratif, kompetitif, dan kolaboratif. English Competition dan Education Fair bukan hanya tentang perlombaan, tetapi tentang membangun kepercayaan diri, memperkuat kemampuan komunikasi, dan menyiapkan generasi muda yang adaptif serta berdaya saing global,” ujar Nurlaila.
Penyelenggaraan Education Fair dan English Competition 2026 menjadi bagian dari komitmen IAKN Ambon dalam mendukung transformasi pendidikan tinggi yang berorientasi pada pengembangan sumber daya manusia unggul, inovatif, dan siap menghadapi tantangan dunia yang semakin terhubung secara global.