[INFORMASI] Pengumuman Penjaringan Bakal Calon Wakil Rektor, Dekan, Wakil Dekan, Direktur, Wakil Direktur, Ketua Program Studi, Ketua Lembaga, Kepala UPT dan Kepala SPI IAKN Ambon Periode 2026 - 2030 - 22 May 2026 00:00 [PENTING] Pengumuman Peniaringan Bakal Calon Wakil Rektor, Dekan, Wakil Dekan, DireKur, Wakil Direktur, Ketua Program Studi, Ketua Lembaga dan Kepala UPT IAKN Ambon Periode 2026 - 2030 - 21 May 2026 00:00 [INFORMASI] Rencana Strategis (RESTRA) Institut Agama Kristen Negeri Ambon tahun 2025 - 2029 - 09 Mar 2026 00:00
Beranda / Berita / IAKN Ambon Gandeng Kemenag dan Klasis GPM Buru Utara, Perkuat Kompetensi Guru PAK di Era AIKemenag Buru Perkuat Kompetensi Guru PAK
Pengabdian Kepada Masyarakat 03 September 2026 14 dilihat

IAKN Ambon Gandeng Kemenag dan Klasis GPM Buru Utara, Perkuat Kompetensi Guru PAK di Era AIKemenag Buru Perkuat Kompetensi Guru PAK

IAKN Ambon Gandeng Kemenag dan Klasis GPM Buru Utara, Perkuat Kompetensi Guru PAK di Era AIKemenag Buru Perkuat Kompetensi Guru PAK

Wainibe, 2 September 2026 — Pascasarjana Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Ambon berkolaborasi dengan Klasis GPM Buru Utara dan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Buru menggelar kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) bagi Guru Pendidikan Agama Kristen (PAK) di Kabupaten Buru.

Kegiatan yang berlangsung di Wainibe, Kabupaten Buru, ini menjadi ruang penguatan kapasitas guru PAK sekaligus mempererat koordinasi lintas lembaga dalam meningkatkan mutu pendidikan dan layanan keagamaan di Kabupaten Buru.

Kegiatan diawali dengan arahan Wakil Direktur Pascasarjana IAKN Ambon, Dr. Agusthina Siahaya, M.Th. Dalam arahannya, ia menekankan pentingnya pengembangan kompetensi guru Pendidikan Agama Kristen agar mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi, khususnya pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) dalam dunia pendidikan.ftKmQRpBu9uDQuVN01XVWvsedV2QMYbCNUO42GeQ.jpg

Menurut Agusthina, transformasi digital menuntut guru tidak hanya menguasai kompetensi pedagogik dan profesional, tetapi juga memiliki kemampuan memanfaatkan teknologi secara bijak dan bertanggung jawab dalam mendukung proses pembelajaran.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Kantor Kementerian Agama Kabupaten Buru yang telah menjembatani terlaksananya kegiatan kolaboratif tersebut sehingga para guru PAK dapat mengikuti program PKM yang diselenggarakan Pascasarjana IAKN Ambon.

“Kami menyampaikan terima kasih kepada Kantor Kementerian Agama Kabupaten Buru yang telah menjembatani kegiatan ini, sehingga para guru PAK dapat mengikuti PkM kolaborasi bersama Pascasarjana IAKN Ambon,” ujar Agusthina.

Selain penguatan kompetensi guru berbasis AI, kegiatan tersebut juga dimanfaatkan untuk sosialisasi penerimaan mahasiswa baru Pascasarjana IAKN Ambon, sebagai bagian dari upaya mendorong peningkatan kualifikasi akademik dan pengembangan profesional para guru.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sambutan sekaligus pembukaan oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Buru, yang diwakili Kepala Penyelenggara Seksi Bimas Kristen Kantor Kementerian Agama Kabupaten Buru, Oktovianus Lewolaking, SE.

Dalam sambutannya, Oktovianus menyampaikan respons positif terhadap pelaksanaan PkM yang dilakukan IAKN Ambon. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat koordinasi dalam meningkatkan mutu dan kualitas pendidikan Agama Kristen di Kabupaten Buru.xohkgWjtVVXYTBoZsMGn7HvOepUuTWkUlve84739.jpg

Ia juga mendorong adanya percepatan Pendidikan Profesi Guru (PPG) bagi Guru Agama Kristen di Kabupaten Buru. Peningkatan kompetensi dan profesionalitas guru dinilai menjadi salah satu aspek penting dalam menghadirkan layanan pendidikan yang berkualitas.

Selain persoalan kompetensi guru, Kementerian Agama Kabupaten Buru turut menyoroti pentingnya menciptakan layanan pendidikan yang lebih sehat dan aman bagi peserta didik.

Salah satu perhatian yang disampaikan adalah perlindungan terhadap hak-hak anak, termasuk upaya pencegahan dan penanganan perundungan atau bullying di lingkungan pendidikan yang dapat menimbulkan dampak serius, bahkan berimplikasi pada persoalan hukum.

“Layanan pendidikan harus mampu memberikan rasa aman kepada anak. Karena itu, perlindungan terhadap hak-hak anak dan pencegahan bullying perlu menjadi perhatian bersama,” demikian pokok pesan yang disampaikan dalam sambutan tersebut.58VMmIQwABINab84isaM2hkhJScGdnoT00MTIPHa.jpg

Lebih lanjut, Kementerian Agama Kabupaten Buru menekankan pentingnya memperkuat koordinasi lintas lembaga dalam penyelenggaraan layanan keagamaan. Kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah, lembaga keagamaan dan para pendidik diharapkan dapat menghasilkan program yang lebih terarah dan fokus pada peningkatan mutu serta kualitas masyarakat Kristen.

PKM kolaborasi ini mempertemukan unsur perguruan tinggi, pemerintah dan gereja dalam satu ruang pembelajaran bersama. Para Guru PAK Kabupaten Buru mendapatkan penguatan kapasitas untuk menghadapi tantangan pendidikan di era digital, sekaligus memperoleh informasi mengenai peluang melanjutkan studi di Pascasarjana IAKN Ambon.

Melalui kegiatan tersebut, Pascasarjana IAKN Ambon menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat melalui pengembangan kompetensi pendidik, pemanfaatan teknologi dalam pendidikan, serta penguatan jejaring dan kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan.