[INFORMASI] Pengumuman Penjaringan Bakal Calon Wakil Rektor, Dekan, Wakil Dekan, Direktur, Wakil Direktur, Ketua Program Studi, Ketua Lembaga, Kepala UPT dan Kepala SPI IAKN Ambon Periode 2026 - 2030 - 22 May 2026 00:00 [PENTING] Pengumuman Peniaringan Bakal Calon Wakil Rektor, Dekan, Wakil Dekan, DireKur, Wakil Direktur, Ketua Program Studi, Ketua Lembaga dan Kepala UPT IAKN Ambon Periode 2026 - 2030 - 21 May 2026 00:00 [INFORMASI] Rencana Strategis (RESTRA) Institut Agama Kristen Negeri Ambon tahun 2025 - 2029 - 09 Mar 2026 00:00
Beranda / Berita / IAKN Ambon Bekali 147 Mahasiswa KKN dengan Konsep Smart Tourism dan Inovasi Digital
Akademik & Kemahasiswaan 09 July 2026 27 dilihat

IAKN Ambon Bekali 147 Mahasiswa KKN dengan Konsep Smart Tourism dan Inovasi Digital

IAKN Ambon Bekali 147 Mahasiswa KKN dengan Konsep Smart Tourism dan Inovasi Digital

Ambon, 9 Juli 2026 – Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Ambon membekali 147 mahasiswa peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tahun 2026 dengan wawasan tentang digitalisasi pariwisata, pemanfaatan teknologi dalam edukasi, serta penguatan harmoni budaya dan religius sebagai bekal pengabdian kepada masyarakat. Pembekalan yang berlangsung di Auditorium IAKN Ambon, Kamis (9/7/2026), mengusung tema "Inovasi Kreatif 2026: Digitalisasi Pariwisata, Edukasi Berbasis Teknologi, dan Rajutan Harmoni Budaya-Religius."

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya IAKN Ambon mendorong transformasi pelaksanaan KKN agar tidak hanya berorientasi pada pengabdian konvensional, tetapi juga menghasilkan inovasi yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat di era digital.

Sebanyak 147 mahasiswa akan melaksanakan KKN pada 10 lokasi yang tersebar di beberapa wilayah pelayanan gerejawi di Pulau Ambon, meliputi Klasis Ambon Timur di Kecamatan Leitimur Selatan (Negeri Hukurila, Kilang, dan Ema), Klasis Ambon Utara di Kecamatan Teluk Ambon (Negeri Poka dan Rumah Tiga), serta Klasis Pulau Ambon di Kecamatan Nusaniwe (Negeri Amahusu, Eri, Airlouw, dan Latuhalat).

Pembekalan menghadirkan dua narasumber dengan latar belakang yang saling melengkapi. Zainal A. Launuru, S.STP., M.Si., Kepala Bidang Promosi dan Pemasaran Dinas Pariwisata Provinsi Maluku, membawakan materi mengenai pengembangan destinasi wisata melalui pendekatan Smart Tourism, pemanfaatan teknologi digital, serta strategi promosi berbasis potensi lokal. Sementara itu, Beatriz Tanasale, dosen Ilmu Komunikasi yang dikenal sebagai praktisi media, visual, dan kecerdasan buatan (AI), mengajak mahasiswa memanfaatkan teknologi digital sebagai sarana edukasi, komunikasi publik, dan penguatan identitas budaya lokal.

Melalui materi tersebut, mahasiswa didorong untuk tidak hanya menjalankan program kerja, tetapi juga mampu menghasilkan inovasi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat. Digitalisasi potensi wisata, pembuatan konten kreatif, pemanfaatan media sosial, hingga pengembangan media edukasi berbasis teknologi menjadi bagian dari pendekatan yang diharapkan dapat diterapkan selama pelaksanaan KKN.

Mewakili Rektor IAKN Ambon, Wakil Rektor II Dr. Herly Lesilolo, M.Pd dalam sambutannya menegaskan bahwa pembekalan merupakan tahapan penting sebelum mahasiswa diterjunkan ke tengah masyarakat. Menurutnya, kegiatan tersebut bukan hanya diperuntukkan bagi mahasiswa, tetapi juga menjadi ruang penyamaan persepsi bagi dosen pembimbing lapangan agar pelaksanaan KKN berlangsung secara terarah dan memberikan manfaat nyata.

OV3h3PGP5PYeCoRITRd07D2sRsfqqAnzcl2dWpoz.jpg

Ia mengingatkan agar setiap program kerja yang dirancang berangkat dari kebutuhan masyarakat, dilaksanakan melalui kolaborasi dengan pemerintah negeri, gereja, dan berbagai unsur masyarakat, serta mampu menghasilkan dampak yang dapat dirasakan secara langsung.

"KKN bukan sekadar menjalankan program yang telah disusun. Kehadiran mahasiswa harus mampu melahirkan ide-ide baru, menawarkan solusi atas persoalan yang dihadapi masyarakat, serta menciptakan karya-karya kreatif yang memberi manfaat berkelanjutan. Program yang dijalankan harus cepat, tepat, dan berdampak," ujarnya.

Lebih lanjut, ia mengajak seluruh peserta untuk memanfaatkan momentum KKN sebagai ruang belajar sekaligus ruang pengabdian yang membangun hubungan harmonis dengan masyarakat. Mahasiswa diharapkan hadir sebagai mitra pemberdayaan yang mampu mengintegrasikan ilmu pengetahuan, teknologi, nilai-nilai budaya, serta semangat pelayanan dalam setiap aktivitas pengabdian.

Dengan mengusung konsep Smart Tourism Maluku 2026, pembekalan ini menjadi langkah awal IAKN Ambon dalam menyiapkan mahasiswa yang adaptif terhadap perkembangan teknologi sekaligus memiliki kepedulian terhadap pelestarian budaya dan penguatan nilai-nilai religius. Melalui pendekatan tersebut, pelaksanaan KKN diharapkan tidak hanya meninggalkan program kerja, tetapi juga menghasilkan inovasi yang berkelanjutan, memperkuat kapasitas masyarakat, serta mendukung pengembangan potensi lokal di setiap wilayah pengabdian.