Taniwel, 31 Juli 2026 – Fakultas Seni Keagamaan Kristen (FSKK) Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Ambon terus memperkuat peran perguruan tinggi dalam mendukung pelayanan gereja melalui program pengabdian kepada masyarakat. Selama tiga hari, 31 Juli hingga 2 Agustus 2026, FSKK IAKN Ambon menggelar Coaching Klinik Jemaat bekerja sama dengan Jemaat Gereja Protestan Maluku (GPM) Taniwel, Kabupaten Seram Bagian Barat.
Kegiatan tersebut difokuskan pada peningkatan kapasitas pelayanan warga jemaat melalui pembinaan, pendampingan, serta pengembangan seni dan pelayanan gerejawi. Program ini menjadi bagian dari implementasi tridarma perguruan tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat, yang menghubungkan kompetensi akademik dengan kebutuhan nyata di tengah jemaat.
Selama pelaksanaan kegiatan, peserta mengikuti berbagai sesi pembinaan yang dirancang untuk memperkuat kualitas pelayanan gerejawi, meningkatkan kemampuan dalam bidang seni keagamaan, sekaligus membangun semangat kolaborasi antarpelayan gereja. Suasana kegiatan berlangsung hangat dengan antusiasme peserta yang aktif berdiskusi, berlatih, dan berbagi pengalaman pelayanan.
Dekan Fakultas Seni Keagamaan Kristen IAKN Ambon, Dr. Jermias H. Van Harling, M.Sn., menegaskan bahwa perguruan tinggi keagamaan memiliki tanggung jawab untuk menghadirkan dampak nyata bagi gereja dan masyarakat melalui penguatan sumber daya manusia.
"Pengembangan talenta harus terus dilakukan agar pelayanan gereja semakin berkualitas. Seni bukan sekadar ekspresi estetika, tetapi juga menjadi media pelayanan yang mampu membangun iman, memperkuat persekutuan, dan memuliakan Tuhan," ujarnya dalam pembukaan kegiatan.
Menurutnya, Coaching Klinik Jemaat menjadi ruang pembelajaran yang mempertemukan pendekatan akademik dengan praktik pelayanan gerejawi. Melalui pendampingan yang berkelanjutan, jemaat diharapkan mampu mengembangkan potensi yang dimiliki sehingga pelayanan dapat berlangsung lebih kreatif, relevan, dan menjawab tantangan zaman.
Program tersebut juga menjadi wujud komitmen IAKN Ambon dalam memperluas kemitraan dengan gereja sebagai bagian dari pembangunan sumber daya manusia yang unggul, berkarakter, dan berlandaskan nilai-nilai Kristiani.
Bagi Jemaat GPM Taniwel, kegiatan ini dinilai memberikan kesempatan bagi para pelayan dan warga jemaat untuk memperdalam kemampuan sekaligus memperkaya wawasan mengenai pelayanan berbasis seni yang kontekstual. Pendampingan yang diberikan diharapkan dapat diterapkan secara berkelanjutan dalam berbagai pelayanan di tingkat jemaat.
Melalui kegiatan ini, Fakultas Seni Keagamaan Kristen IAKN Ambon berharap hasil pembinaan tidak berhenti pada pelaksanaan program semata, tetapi menjadi bekal bagi setiap peserta untuk terus berkarya, melayani dengan kasih, serta menghadirkan pelayanan gereja yang semakin berkualitas dan berdampak bagi masyarakat.
Coaching Klinik Jemaat di Taniwel sekaligus menegaskan komitmen IAKN Ambon untuk terus menghadirkan pengabdian yang tidak hanya berorientasi pada transfer pengetahuan, tetapi juga pada pemberdayaan jemaat sebagai mitra strategis dalam membangun kehidupan bergereja yang kreatif, inklusif, dan transformatif.